Kindle dengan sampul resmi. Foto: AmazonBentuknya mirip tablet kecil, layarnya abu-abu, dan nggak ada Instagram di dalamnya. Itulah Kindle. Terus, kenapa banyak orang rela beli alat yang cuma bisa dipakai baca buku?
Kindle adalah e-reader buatan Amazon
Kindle adalah keluarga e-reader yang dirancang dan dijual Amazon. Kindle pertama keluar 19 November 2007 dengan harga US$399.
Ciri utamanya ada di layar. Kindle memakai layar E Ink, semacam kertas elektronik yang memantulkan cahaya ruangan, bukan menembakkan cahaya ke mata seperti layar HP. Cara kerjanya kami bahas lengkap di artikel layar E Ink.
Nama "Kindle" juga dipakai untuk dua hal lain. Ada Kindle Store, toko e-book Amazon. Ada juga aplikasi Kindle untuk Android (sejak Juni 2010) dan iPhone. Jadi kalau temanmu bilang "baca di Kindle", bisa saja yang dia maksud aplikasinya di HP.
Jajaran Kindle yang diumumkan Amazon pada 1 Oktober 2026, dengan harga resmi di AS:
| Model | Harga resmi AS | Catatan dari Amazon |
|---|---|---|
| Kindle (6 inci) | US$149,99 | Baterai sampai 6 minggu |
| Kindle Paperwhite | US$199,99 | Baterai sampai 12 minggu, tahan air |
| Kindle Colorsoft | US$289,99 | Layar warna yang tidak silau |
Kelebihan
- Layar E Ink nyaman dan tidak silau
- Baterai tahan berminggu-minggu
- Tanpa notifikasi dan aplikasi yang mengganggu
Kekurangan
- Belum dijual resmi di Indonesia
Bedanya Kindle dengan tablet dan HP
Tablet itu alat serba bisa. Kamu bisa browsing, main game, pasang aplikasi, video call, sampai nonton video. Kindle sengaja dibuat sempit: tugas utamanya membaca. Amazon bahkan berhenti mendukung "konten aktif" (aplikasi kecil) mulai Kindle Voyage pada 2014.
Kedengarannya membatasi. Justru di situ enaknya. Canaltech mencatat tablet tetap gampang bikin distraksi, walau mode Jangan Ganggu sudah dinyalakan. Di Kindle, nggak ada notifikasi grup kantor yang nongol di tengah bab.

Baterai juga beda kelas. Amazon mengklaim Kindle 6 inci tahan sampai 6 minggu dan Paperwhite sampai 12 minggu sekali ngecas. TopTenReviews mengukur tablet Fire 7 cuma sekitar 11 jam pemakaian terus-menerus.
Hati-hati dengan nama "Kindle Fire". Itu tablet LCD Amazon dengan Fire OS berbasis Android, bukan e-reader. Sejak generasi keempat pada September 2014, nama Kindle sudah dibuang dan tabletnya cukup disebut Fire.
Buku di Kindle datang dari mana?
Sumber utamanya Kindle Store. Buku di sana dijual dalam format khusus Amazon, jadi paling mulus dibaca di Kindle atau aplikasi Kindle.
File sendiri juga bisa masuk. Kindle membaca PDF, TXT, dan AZW3. EPUB tidak terbaca langsung, tapi sejak 2022 Amazon membuka jalur Send to Kindle untuk EPUB. Caranya ada di panduan Send to Kindle.
Buat pembaca Indonesia, cek dulu koleksinya sebelum beli alatnya. Ketersediaan buku dan menu bahasa Indonesia sudah kami kupas di Kindle bahasa Indonesia dan buku Indonesia di Kindle dan Kobo.
Kindle belum dijual resmi di Indonesia
Kindle 2026 dijual di 19 negara, dari AS, Jepang, Australia, sampai Arab Saudi dan Mesir. Indonesia tidak ada di daftar itu, jadi Kindle yang beredar di sini datang lewat impor. Pilihan jalurnya kami bahas di beli Kindle di Indonesia.
Opini Kami
Menurut kami, Kindle layak dibeli sebagai alat baca khusus buat kamu yang lebih banyak membaca buku bahasa Inggris. Layarnya nyaman, baterainya awet, dan tokonya paling lengkap. Kekurangan yang benar-benar terasa di sini cuma satu: belum ada jalur resmi, jadi belinya lewat impor.
Pilih Kindle kalau bacaanmu novel Inggris dan kamu mau alat yang benar-benar bebas gangguan.
Pilih e-reader Android seperti Bigme B6 Color kalau kamu mau bebas pasang aplikasi baca dari Google Play, termasuk aplikasi Kindle, Kobo, dan Libby, plus garansi resmi di Indonesia.
Coba aplikasi Kindle di HP dulu kalau kamu baru penasaran. Kalau ternyata ketagihan, baru pikirkan alatnya. Panduan memilihnya ada di cara memilih e-reader.
Sumber
- Amazon, "The new Amazon Kindle lineup: thinner, lighter, edge-to-edge color" (1 Oktober 2026): aboutamazon.com
- Wikipedia, "Amazon Kindle": en.wikipedia.org
- Wikipedia, "Fire tablet": en.wikipedia.org
- TopTenReviews, "Kindle vs Fire: Which Amazon e-reader is right for you" (Ian Stokes, 24 November 2022): toptenreviews.com
- Good e-Reader, "First Look at the Bigme B6 Color e-Reader" (Michael Kozlowski): goodereader.com
- Canaltech, "Qual a diferença entre um Kindle e um tablet para ler livros?" (Bruno Bertonzin, 6 Juni 2022): canaltech.com.br
Artikel lain
Baca Webtoon di E-Reader Bisa, asal E-Reader-nya AndroidPanduan · 30 Oktober 2026
Kamus Kindle Bahasa Indonesia: Cara Pasang dan Jadikan Kamus BawaanPanduan · 26 Oktober 2026
Bisa Dengar Audiobook di E-Reader? Ini Caranya di Kindle, PocketBook, dan BigmePanduan · 25 Oktober 2026
Fizzo Novel Bisa Dibaca di E-Reader Android, tapi Tidak di KindlePanduan · 25 Oktober 2026
Gramedia Digital vs iPusnas: Gratis tapi Antre, atau Bayar Tanpa NungguPanduan · 23 Oktober 2026
iPusnas Error? Ini Perpustakaan Digital Gratis CadangannyaPanduan · 22 Oktober 2026