Movodia Digitec
Distributor Resmi | Garansi Resmi
Cara Memilih E-Reader: Hitam-Putih atau Warna, Android atau Sistem TertutupPocketBook Verse Pro Color. Foto: PocketBook

Cara Memilih E-Reader: Hitam-Putih atau Warna, Android atau Sistem Tertutup

Tiga keputusan yang menentukan e-reader mana yang cocok: jenis layar, ukuran, dan sistem operasinya.

Movodia · 23 September 2026Panduan

Memilih e-reader jangan berhenti di RAM, prosesor, dan kapasitas penyimpanan. Untuk membaca, yang lebih terasa justru jenis layar, ukuran, dan sistem operasinya. Layar warna belum tentu paling cocok, begitu juga Android yang bisa dipasangi banyak aplikasi.

Kami membahas ketiganya dengan merangkum pengujian beberapa media e-reader internasional, data teknis E Ink, serta pilihan pembeli di toko kami. Jadi, rekomendasi di sini bukan berdasarkan pengalaman pengujian langsung kami.

Perlu layar warna atau cukup hitam-putih?

Semua e-reader warna yang kami jual menggunakan E Ink Kaleido 3. Panel dasarnya tetap E Ink hitam-putih, lalu diberi lapisan filter warna. Menurut E Ink, teknologi ini bisa menampilkan 4.096 warna. Ketajamannya 300 PPI untuk konten hitam-putih dan 150 PPI untuk konten berwarna. Saturasinya naik sekitar 30% dari Kaleido Plus, tetapi tampilannya masih jauh dari layar HP.

Filter warna tadi juga memengaruhi tampilan teks. Good e-Reader menyebut Kaleido 3 terlihat lebih kusam dan pudar dibanding layar hitam-putih, dengan latar teks yang lebih abu-abu. Dalam pemakaian hampir sebulan, Root Nation melihat butiran warna di latar menu Bigme B6 Color. Mereka juga menilai layarnya terlalu redup untuk membaca tanpa lampu depan. Sebaliknya, dalam ulasan B6 hitam-putih, media yang sama memuji teks yang tajam seperti cetakan, tanpa butiran, bahkan saat ukuran hurufnya kecil.

Bigme B6 Color Lite tampak depan dan belakang
Bigme B6 Color Lite, layar warna E Ink Kaleido 3. Foto: Bigme

Kalau bacaan kamu kebanyakan novel dan buku teks tanpa gambar, layar hitam-putih lebih cocok. Kontras dan ketajamannya lebih baik, baterainya juga lebih awet. Layar warna baru terasa manfaatnya untuk komik, majalah, buku resep, buku anak, buku pelajaran bergambar, atau sekadar melihat sampul di koleksi buku digital.

Meski begitu, pembeli di toko kami lebih banyak memilih warna. Bigme B6 Color jadi e-reader paling populer di toko kami, jauh di atas versi hitam-putihnya. Padahal harga keduanya tidak beda jauh.

Ukuran layar harus sesuai bacaan

E-reader kecil memang praktis dibawa, tetapi belum tentu nyaman untuk semua jenis buku.

Kelas 3,7–4,3 inci, seperti Xteink X3 dan X4, cocok untuk masuk saku. X3 beratnya sekitar 58 gram dan bisa menempel secara magnetis di belakang HP. Karena layarnya kecil, teks yang muat per halaman lebih sedikit. Kamu pun lebih sering membalik halaman. X3 dan X4 tidak punya lampu depan, jadi tetap perlu cahaya ruangan. Kalau butuh lampu depan, fitur itu ada di Xteink X4 Pro.

Layar 6 inci, seperti Bigme B6 dan PocketBook Verse, lebih seimbang untuk novel. Bobotnya sekitar 176–182 gram, masih muat di tas kecil, dan nyaman dipegang satu tangan.

Untuk komik, PDF, dan buku dengan tata letak tetap, pertimbangkan 7 inci ke atas. Contohnya Bigme B7 dan PocketBook Era Color. PDF ukuran A5 biasanya terlihat terlalu kecil di layar 6 inci kalau tidak di-zoom.

Good e-Reader menempatkan Xteink X4 Classic di posisi teratas daftar e-reader terbaik musim gugur 2026 karena ukurannya yang sangat ringkas. Namun, dalam ulasan lengkap X4, mereka memberi nilai rendah untuk software-nya. Perangkat sekecil ini lebih masuk akal sebagai e-reader kedua, bukan satu-satunya perangkat baca.

Xteink dipakai membaca di kereta
Xteink kelas saku dipakai di perjalanan. Foto: Xteink

Android lebih fleksibel, PocketBook lebih simpel

Sistem operasi menentukan dari mana kamu bisa membuka buku. Ini penting dicek sebelum membeli, terutama kalau koleksi bacaanmu ada di aplikasi.

Bigme B6, B6 Color, dan B7 memakai Android dengan Play Store. Kamu bisa memasang aplikasi yang juga dipakai di HP, seperti Kindle, Google Play Books, Kobo, Libby, iPusnas, serta aplikasi komik dan webtoon. Good e-Reader mencatat B6 Color bisa menjalankan Kindle, Kobo, Libby, dan berbagai aplikasi manga dalam satu perangkat. Untuk pembaca di Indonesia, fleksibilitas ini berguna karena toko buku digital besar di sini menggunakan aplikasi, bukan toko bawaan e-reader.

Komprominya ada di baterai dan menu. Dalam pengujian Root Nation, baterai B6 hitam-putih turun 11% setelah 1,5 jam membaca dengan Wi-Fi menyala. Perkiraan daya tahannya sekitar 13 jam per pengisian, atau sekitar 18 jam dengan Wi-Fi mati. B6 Color lebih boros: baterainya turun 40–45% dalam sesi baca 2–3 jam, bahkan saat mode pesawat aktif.

Root Nation juga menilai menu bawaan Bigme berantakan. Menurut mereka, perangkat baru terasa nyaman setelah satu-dua malam dipakai mengatur sistem, mematikan layanan yang tidak diperlukan, dan memilih satu aplikasi baca.

PocketBook menggunakan Linux dengan sistem tertutup. Kamu tidak bisa memasang aplikasi lain, tetapi sistemnya memang dibuat untuk membaca. Dalam pengujian Notebookcheck dengan halaman yang terus dibalik, PocketBook Verse Pro Color bertahan 14 jam 29 menit. Prosesornya juga lebih hemat.

PocketBook bisa langsung membuka banyak format, termasuk EPUB, PDF, MOBI, serta CBZ/CBR untuk komik. Tombol fisik untuk membalik halaman juga tersedia. Batasannya, buku dari toko yang hanya bisa diakses lewat aplikasi tidak dapat dibuka.

PocketBook Era dalam mode gelap
Mode gelap di PocketBook Era. Foto: PocketBook

Xteink berbeda dari keduanya. Software-nya sederhana, untuk membuka EPUB dan TXT serta gambar JPG dan BMP. Good e-Reader menyebutnya "bare bones" dan menyarankan firmware komunitas bagi pengguna yang ingin fitur tambahan.

Cek juga jalur garansinya

E-reader biasanya dipakai bertahun-tahun, jadi urusan garansi jangan dilewatkan. Kalau membeli dari penjual luar negeri, klaimnya juga harus ke luar negeri. Semua produk Bigme, PocketBook, dan Xteink di Movodia bergaransi resmi. Untuk klaim, kamu cukup menghubungi admin kami dengan nomor pesanan serta foto atau video kendalanya.

Rekomendasi kami

Dengan anggaran sekitar Rp3 juta, Bigme B6 Color 64GB menjadi rekomendasi kami kalau kamu belum punya pilihan pasti. Harganya cuma beda tipis dari versi hitam-putih. Android memberi akses ke aplikasi toko buku digital yang kamu pakai di HP, sementara layar warnanya bisa menampilkan sampul, komik, dan ilustrasi. Kemampuan warna ini tidak bisa ditambahkan belakangan. B6 Color juga paling banyak dipilih pembeli kami.

Kalau kamu sudah yakin hampir semua bacaanmu berupa novel teks, Bigme B6 BW lebih pas. Teks lebih tajam, latar lebih putih, dan baterai lebih awet.

Sementara itu, PocketBook Verse Pro Color cocok kalau kamu tidak butuh aplikasi tambahan. Perangkat ini lebih simpel untuk langsung membaca, tahan air, dan menawarkan baterai paling awet di antara pilihan tadi.

Xteink X3 lebih cocok sebagai pelengkap. Pilih ini untuk dibawa ke mana-mana, terutama kalau kamu sudah punya e-reader di rumah, bukan untuk menggantikan ketiga pilihan tadi.

Harga terbaru bisa kamu cek di halaman produk masing-masing.

Sumber

Artikel lain