Xteink X3 putih menempel di punggung HP. Foto: XteinkKamu sudah pasang CrossPoint di Xteink, lalu lihat nama lain berseliweran di grup pemilik Xteink: CrossInk. Katanya ada statistik baca, font baru, sampai mode bantu fokus. Wajar kalau langsung kepikiran, "perlu ganti, nggak?"
Kami bahas bedanya. Kalau kamu belum kenal CrossPoint sama sekali, mulai dulu dari kabar CrossPoint resmi dukung X4 Pro.
Apa itu CrossInk?
Di halaman GitHub-nya, CrossInk menyebut dirinya "a personal fork of CrossPoint Reader". Fokusnya font yang lebih bagus dan statistik baca yang minimalis. Lisensinya MIT, sama-sama gratis.
Product Impossible menyebut CrossInk sebagai "the most adopted fork", alias turunan CrossPoint yang paling banyak dipakai. Proyeknya diurus satu orang dan didanai lewat Ko-fi.
Dukungan perangkatnya lengkap: Xteink X3, X4, X4 Pro, X4 Classic, plus Seeed Studio Sticky. X4 Pro baru didukung penuh sejak CrossInk v1.5.1 pada September 2026, lengkap dengan lampu depan, layar sentuh, dan mode USB Drive.

Kelebihan
- Dua-duanya gratis dan open source
- CrossInk punya statistik baca dan alat bantu baca
- CrossPoint paling luas dukungannya dan paling cepat update
- Bisa pindah bolak-balik lewat web flasher
Kekurangan
- CrossInk diurus satu orang, jadi fitur besar menunggu CrossPoint dulu
CrossInk vs CrossPoint: bedanya di mana?
Yang sama dulu. Dua-duanya membaca EPUB, gratis, dan dipasang lewat browser. Dua-duanya juga sudah punya Library view dan dukungan font TTF di perangkat yang lebih baru seperti X4 Pro dan X4 Classic.
Yang bikin CrossInk beda:
- Statistik baca. Jumlah buku selesai, waktu baca, sesi, halaman yang dibalik, sampai halaman per menit. Statistiknya bisa jadi layar tidur, dan bisa disinkron antar dua perangkat CrossInk.
- Alat bantu baca. Ada Focus Reading (dulu bernama Bionic Reading), Guide Dots, bookmark, dan indentasi paragraf paksa.
- Font dan tema. Ada font Lexend Deca dan Bitter, plus tema Minimal dan Dashboard.
- Menu X4 Pro. Menu baca didesain ulang, ada Quick Actions dan Quick Lock.
Yang bikin CrossPoint unggul:
- Proyek induk. Fitur baru umumnya lahir di sini dulu. CrossInk bahkan tidak menerima pull request, dan fitur besar diarahkan ke CrossPoint.
- Fitur dasar yang matang. Kamus offline StarDict, kirim buku lewat Calibre nirkabel, dan sinkron progres dengan KOReader.
Soal rasa pakai, Pocketink mengutip satu pemilik di Reddit. CrossPoint terasa lebih cepat, tapi dia kangen menu dan statistik CrossInk. Itu satu laporan, bukan hasil uji.
Cara pindah dari CrossPoint ke CrossInk
- Pastikan bukumu ada di kartu microSD. Product Impossible menulis, ganti firmware bikin posisi baca hilang, tapi bukunya tetap aman.
- Sambungkan Xteink ke komputer, lalu buka web flasher Inky (inky.crossink.dev).
- Pilih model perangkatmu, pilih build terbaru, lalu klik Flash Firmware. Biarkan kabel tetap tersambung sampai selesai.
Pilih model dengan benar. Catatan rilis CrossInk mengingatkan, file untuk perangkat lain bisa bikin X4 Pro mati total. Unit yang USB-nya terkunci pakai jalur pembaruan lewat kartu SD dari menu Settings.
Mau balik ke CrossPoint? Pocketink menulis keduanya bisa dikembalikan dengan rapi lewat web flasher yang sama. Alat unlock untuk unit terkunci juga resmi hanya mendukung dua firmware ini.
Opini Kami
Menurut kami, CrossPoint tetap pilihan aman buat kebanyakan orang. Update-nya paling cepat, dan Xteink sendiri sudah kerja sama dengan proyek ini.
CrossInk cocok buat kamu yang suka lihat progres. Melihat "sudah baca berapa jam bulan ini" di layar tidur itu bikin nagih. Kekurangannya cuma satu: diurus satu orang, jadi fitur besar biasanya nunggu CrossPoint dulu.
Cocok Buat Siapa?
- Xteink X4 Pro paling enak buat CrossInk. Layar sentuh dan lampu depannya kepakai, plus menu baca versi baru.
- Xteink X3 buat yang mau paling mungil dan tetap bisa ngoprek.
- Belum tahu cara isi buku? Baca cara masukin buku ke Xteink. Masih pilih model? Cek Xteink X3 vs X4 vs X4 Pro.
Sumber
- CrossInk, README repositori (uxjulia): github.com
- CrossInk, "Releases" (v1.5.0, v1.5.1, v1.6.0, v1.6.1): github.com
- CrossInk, panduan instalasi: github.com
- CrossPoint Reader, "Releases" (1.6.0 dan 1.6.5): github.com
- Pocketink, "CrossPoint vs CrossInk vs Microreader: Which Xteink Firmware" (diperbarui 2 Oktober 2026): pocketink.io
- Product Impossible, "One $70 e-reader, dozens of firmwares: Xteink/CrossPoint map in 2026" (Seba Kubisz, 26 Juni 2026, diperbarui 30 September 2026): productimpossible.com
Artikel lain
Xteink Nggak Muncul di Laptop? Begini Cara Masukin Buku ke X3, X4, dan X4 ProTutorial · 13 Oktober 2026
Review Xteink X3: Layarnya Tajam, Kurangnya di Kabel Ngecas dan SoftwareReview · 28 Oktober 2026
Xteink X4 Pro Case: Pilih yang Magnet Biar Tetap Nempel di HPPanduan · 27 Oktober 2026
Xteink di Indonesia: 4 Model, Salah Satunya Masuk Daftar Time MagazinePanduan · 26 Oktober 2026
Xteink CrossPoint Resmi Dukung X4 Pro, Ini Fitur Baru dan Cara PasangnyaBerita · 11 Oktober 2026
E-Reader Terbaik 2026 per Kelas Harga, dari Xteink sampai Bigme B7Panduan · 1 Oktober 2026