Boox Picco tampak depan dan belakang. Foto: BOOXE-reader kecil lagi panas banget. Xteink sudah duluan bikin heboh, dan sekarang Boox, merek yang biasanya main di tablet E Ink Android, ikut turun gunung. Namanya Boox Picco.
Kami belum pegang unitnya. Jadi kami rangkum kesan reviewer yang sudah mencobanya di pameran IFA Berlin. Lalu kami adu speknya dengan Xteink X3 dan X4 Pro.
Kecil, Ringan, dan Ternyata Lengkap
Picco punya layar 3,97 inci hitam-putih dengan resolusi 480 x 800 (235 ppi). Bobotnya sekitar 58 gram, tebal 5,5 mm. Boox sendiri menyebutnya kira-kira seukuran kartu remi.

Yang bikin kami suka, isinya nggak pelit. Ada lampu depan yang temperatur warnanya bisa diatur. Ada layar sentuh, tombol ganti halaman, dan satu tombol fungsi buat menyalakan lampu atau dark mode. Kartu microSD 16 GB sudah terpasang dari pabrik.
9to5Google, yang mencoba unit awal di IFA, bilang Picco enak banget digenggam. Mereka juga memuji tombol halamannya yang dibuat khusus buat baca. TechRadar mencatat Picco sudah pakai USB-C, beda dengan Xteink X4 Pro yang charging lewat konektor pogo pin magnetik.
Kelebihan
- Bodi 58 gram, seukuran kartu remi
- Lampu depan putih dan hangat
- Layar sentuh plus tombol fisik
- Charging lewat USB-C
- Format buku lebih banyak dari e-reader saku lain
Kekurangan
- Bukan Android, jadi aplikasi toko buku seperti Kindle tidak bisa dipasang
Bukan Android, dan Itu Disengaja
Picco tidak menjalankan Android seperti Boox lain. Sistemnya ringan berbasis Linux, dengan aplikasi bawaan seperti Pomodoro, to-do, dan countdown. Good e-Reader menyebut firmware-nya turunan dari CrossPoint.
Artinya, buku dimasukkan lewat aplikasi atau web BOOX Tiles, lewat Wi-Fi atau cloud. Formatnya banyak: EPUB, MOBI, AZW3, TXT, FB2, sampai RTF. Menurut kami, ini langkah yang jujur. E-reader sekecil ini memang paling pas buat satu hal: baca.

Soal nempel di HP, bodi Picco sendiri tidak bermagnet. Menurut 9to5Google, Boox menyertakan case yang bikin Picco bisa ditempel ke belakang HP. Hype-nya juga nyata: Good e-Reader melaporkan pre-order di AS sudah habis seminggu setelah dibuka.
Adu Spek: Picco vs Xteink X3 vs X4 Pro
Pembanding paling sejenis adalah Xteink X3 dan X4 Pro. Ketiganya e-reader saku, tanpa Android, fokus baca.
| Boox Picco | Xteink X3 | Xteink X4 Pro | |
|---|---|---|---|
| Layar | 3,97", 235 ppi | 3,7", 259 ppi | 4,3", 219 ppi |
| Lampu depan | Ada, putih + hangat | Tidak ada | Ada, putih + hangat |
| Layar sentuh | Ya | Tidak | Ya |
| Bobot | ±58 g | 58 g | 72 g |
| Baterai | 920 mAh | 650 mAh | 1.100 mAh |
| Charging | USB-C | Pogo pin magnetik | Pogo pin magnetik |
| Format buku | EPUB, MOBI, AZW3, TXT, dll. | EPUB, TXT | EPUB, TXT |
| Harga | US$99–109 (situs BOOX) | Sejutaan di Movodia | Di bawah Rp2 juta di Movodia |
Di atas kertas, Picco paling mirip X4 Pro karena sama-sama punya lampu depan dan layar sentuh. Bedanya, X4 Pro layarnya sedikit lebih besar dan baterainya lebih gede. Picco unggul di USB-C dan jumlah format.
X3 itu cerita lain. Layarnya paling tajam di antara ketiganya, dan bobotnya sama dengan Picco. Tanpa lampu depan, X3 cocok buat kamu yang bacanya di tempat terang dan mau harga paling ramah.

Opini Kami
Picco itu kabar bagus buat semua pecinta e-reader saku. Kalau Boox saja ikut bikin, berarti kategori ini serius. Speknya juga kuat untuk ukurannya.
Tapi pembaca di Indonesia sudah bisa memilih e-reader saku yang dijual resmi di sini. Kalau kamu mau lampu depan dan layar sentuh, X4 Pro paling dekat dengan Picco. Kalau mau yang paling ringan dan hemat, X3 jawabannya. Dua-duanya bergaransi resmi 12 bulan dan klaimnya diurus Movodia.
Cocok Buat Siapa?
Boox Picco cocok buat kamu yang sudah nyaman di ekosistem Boox dan siap menunggu stok internasional. Xteink X4 Pro cocok buat yang mau pengalaman paling mirip Picco sekarang juga. Xteink X3 cocok buat yang mau e-reader saku paling ringan dan terjangkau.
Cek harga terbaru di halaman produknya:
Masih bingung pilih di antara tiga Xteink? Baca juga Xteink X3 vs X4 vs X4 Pro.
Sumber
- BOOX, "BOOX Picco" (halaman produk dan spesifikasi): shop.boox.com
- 9to5Google, "Boox Picco is exceptionally tiny for an e-reader, but it parts ways with Android and third-party apps" (8 September 2026): 9to5google.com
- 9to5Google, "The ultra-pocketable 'Picco' e-reader from Boox is now up for pre-order, $99" (28 September 2026): 9to5google.com
- TechRadar, "The Boox Picco could be a tiny rival to the Xteink X4 Pro ereader, but it lacks one of that product's best features" (7 September 2026): techradar.com
- Good e-Reader, "Onyx BOOX Picco available as pre-order ships October" (Michael Kozlowski, 28 September 2026): goodereader.com
- Good e-Reader, "Onyx Boox Picco is sold out in the US" (Michael Kozlowski, 3 Oktober 2026): goodereader.com
- Engadget, "Boox teases the incredibly tiny Picco ereader" (Lawrence Bonk, 24 Juli 2026): engadget.com
- Spek Xteink X3 dan X4 Pro: data spek toko Movodia (sumber resmi Xteink dan CNX Software)
Artikel lain
Review Xteink X3: Layarnya Tajam, Kurangnya di Kabel Ngecas dan SoftwareReview · 28 Oktober 2026
Xteink X4 Kini Bisa Highlight dan Pakai Remote Bluetooth, Ini Isi CrossPoint 2.0Berita · 21 Oktober 2026
Kindle 2026 Naik US$40, Perlu Upgrade dari Kindle 2024?Review · 25 Oktober 2026
Review Xteink X4: Dipuji Mungilnya, Dikeluhin Softwarenya, Lalu Diperbaiki PenerusnyaReview · 22 Oktober 2026
Xteink X4 Pro Case: Pilih yang Magnet Biar Tetap Nempel di HPPanduan · 27 Oktober 2026
E-Reader Mungil EEGO, Honor, dan Metalio: Kok Makin Banyak yang Seukuran Kartu?Berita · 26 Oktober 2026