Movodia Digitec
Distributor Resmi | Garansi Resmi
Boox Picco Seukuran Kartu Remi, Speknya Paling Mirip Xteink X4 ProBoox Picco tampak depan dan belakang. Foto: BOOX

Boox Picco Seukuran Kartu Remi, Speknya Paling Mirip Xteink X4 Pro

Boox akhirnya ikut main di kelas e-reader saku lewat Picco. Kami rangkum kesan para reviewer, lalu adu speknya dengan Xteink X3 dan X4 Pro yang sudah ada di Indonesia.

Movodia · 6 Oktober 2026Review

E-reader kecil lagi panas banget. Xteink sudah duluan bikin heboh, dan sekarang Boox, merek yang biasanya main di tablet E Ink Android, ikut turun gunung. Namanya Boox Picco.

Kami belum pegang unitnya. Jadi kami rangkum kesan reviewer yang sudah mencobanya di pameran IFA Berlin. Lalu kami adu speknya dengan Xteink X3 dan X4 Pro.

Kecil, Ringan, dan Ternyata Lengkap

Picco punya layar 3,97 inci hitam-putih dengan resolusi 480 x 800 (235 ppi). Bobotnya sekitar 58 gram, tebal 5,5 mm. Boox sendiri menyebutnya kira-kira seukuran kartu remi.

Boox Picco di atas meja
Boox Picco, layar 3,97 inci. Foto: BOOX

Yang bikin kami suka, isinya nggak pelit. Ada lampu depan yang temperatur warnanya bisa diatur. Ada layar sentuh, tombol ganti halaman, dan satu tombol fungsi buat menyalakan lampu atau dark mode. Kartu microSD 16 GB sudah terpasang dari pabrik.

9to5Google, yang mencoba unit awal di IFA, bilang Picco enak banget digenggam. Mereka juga memuji tombol halamannya yang dibuat khusus buat baca. TechRadar mencatat Picco sudah pakai USB-C, beda dengan Xteink X4 Pro yang charging lewat konektor pogo pin magnetik.

Kelebihan

  • Bodi 58 gram, seukuran kartu remi
  • Lampu depan putih dan hangat
  • Layar sentuh plus tombol fisik
  • Charging lewat USB-C
  • Format buku lebih banyak dari e-reader saku lain

Kekurangan

  • Bukan Android, jadi aplikasi toko buku seperti Kindle tidak bisa dipasang

Bukan Android, dan Itu Disengaja

Picco tidak menjalankan Android seperti Boox lain. Sistemnya ringan berbasis Linux, dengan aplikasi bawaan seperti Pomodoro, to-do, dan countdown. Good e-Reader menyebut firmware-nya turunan dari CrossPoint.

Artinya, buku dimasukkan lewat aplikasi atau web BOOX Tiles, lewat Wi-Fi atau cloud. Formatnya banyak: EPUB, MOBI, AZW3, TXT, FB2, sampai RTF. Menurut kami, ini langkah yang jujur. E-reader sekecil ini memang paling pas buat satu hal: baca.

Case magnet bawaan Boox Picco
Case bawaan Picco dengan cincin magnet. Foto: BOOX

Soal nempel di HP, bodi Picco sendiri tidak bermagnet. Menurut 9to5Google, Boox menyertakan case yang bikin Picco bisa ditempel ke belakang HP. Hype-nya juga nyata: Good e-Reader melaporkan pre-order di AS sudah habis seminggu setelah dibuka.

Adu Spek: Picco vs Xteink X3 vs X4 Pro

Pembanding paling sejenis adalah Xteink X3 dan X4 Pro. Ketiganya e-reader saku, tanpa Android, fokus baca.

Boox PiccoXteink X3Xteink X4 Pro
Layar3,97", 235 ppi3,7", 259 ppi4,3", 219 ppi
Lampu depanAda, putih + hangatTidak adaAda, putih + hangat
Layar sentuhYaTidakYa
Bobot±58 g58 g72 g
Baterai920 mAh650 mAh1.100 mAh
ChargingUSB-CPogo pin magnetikPogo pin magnetik
Format bukuEPUB, MOBI, AZW3, TXT, dll.EPUB, TXTEPUB, TXT
HargaUS$99–109 (situs BOOX)Sejutaan di MovodiaDi bawah Rp2 juta di Movodia

Di atas kertas, Picco paling mirip X4 Pro karena sama-sama punya lampu depan dan layar sentuh. Bedanya, X4 Pro layarnya sedikit lebih besar dan baterainya lebih gede. Picco unggul di USB-C dan jumlah format.

X3 itu cerita lain. Layarnya paling tajam di antara ketiganya, dan bobotnya sama dengan Picco. Tanpa lampu depan, X3 cocok buat kamu yang bacanya di tempat terang dan mau harga paling ramah.

Xteink X4 Pro
Xteink X4 Pro, layar 4,3 inci dengan lampu depan. Foto: Xteink

Opini Kami

Picco itu kabar bagus buat semua pecinta e-reader saku. Kalau Boox saja ikut bikin, berarti kategori ini serius. Speknya juga kuat untuk ukurannya.

Tapi pembaca di Indonesia sudah bisa memilih e-reader saku yang dijual resmi di sini. Kalau kamu mau lampu depan dan layar sentuh, X4 Pro paling dekat dengan Picco. Kalau mau yang paling ringan dan hemat, X3 jawabannya. Dua-duanya bergaransi resmi 12 bulan dan klaimnya diurus Movodia.

Cocok Buat Siapa?

Boox Picco cocok buat kamu yang sudah nyaman di ekosistem Boox dan siap menunggu stok internasional. Xteink X4 Pro cocok buat yang mau pengalaman paling mirip Picco sekarang juga. Xteink X3 cocok buat yang mau e-reader saku paling ringan dan terjangkau.

Cek harga terbaru di halaman produknya:

Masih bingung pilih di antara tiga Xteink? Baca juga Xteink X3 vs X4 vs X4 Pro.

Sumber

  • BOOX, "BOOX Picco" (halaman produk dan spesifikasi): shop.boox.com
  • 9to5Google, "Boox Picco is exceptionally tiny for an e-reader, but it parts ways with Android and third-party apps" (8 September 2026): 9to5google.com
  • 9to5Google, "The ultra-pocketable 'Picco' e-reader from Boox is now up for pre-order, $99" (28 September 2026): 9to5google.com
  • TechRadar, "The Boox Picco could be a tiny rival to the Xteink X4 Pro ereader, but it lacks one of that product's best features" (7 September 2026): techradar.com
  • Good e-Reader, "Onyx BOOX Picco available as pre-order ships October" (Michael Kozlowski, 28 September 2026): goodereader.com
  • Good e-Reader, "Onyx Boox Picco is sold out in the US" (Michael Kozlowski, 3 Oktober 2026): goodereader.com
  • Engadget, "Boox teases the incredibly tiny Picco ereader" (Lawrence Bonk, 24 Juli 2026): engadget.com
  • Spek Xteink X3 dan X4 Pro: data spek toko Movodia (sumber resmi Xteink dan CNX Software)

Artikel lain