Movodia Digitec
Distributor Resmi | Garansi Resmi
CrossPoint 2.0 Stabil Sudah Rilis, Saatnya Pemilik Xteink UpdateHalaman novel di CrossPoint, perangkat Xteink di atas dudukan. Foto: CrossPoint Reader

CrossPoint 2.0 Stabil Sudah Rilis, Saatnya Pemilik Xteink Update

CrossPoint 2.0.0 versi stabil rilis 1 November 2026 untuk Xteink X4, X3, X4 Pro, dan X4 Classic. Ini yang berubah dari versi uji, yang perlu disiapkan sebelum update, dan perangkat baru yang ikut didukung.

Movodia · 2 November 2026Berita

CrossPoint 2.0.0 versi stabil rilis di GitHub pada 1 November 2026, kira-kira dua minggu sesudah versi ujinya. Buat pemilik Xteink X4 dan X3 yang dulu memilih menunggu, sudah aman pasang sekarang?

CrossPoint 2.0 stabil, apa bedanya dengan versi uji?

Versi uji v2.0.0rc keluar 19 Oktober 2026. Isinya sudah kami bahas di artikel highlight dan plugin CrossPoint 2.0: highlight dan clipping di EPUB, remote Bluetooth, dan plugin dari kartu SD.

Di versi stabil, ketiganya resmi masuk. Label "pre-release" di GitHub sudah dicopot. Itu tanda pengembangnya menganggap rilis ini siap dipakai harian.

Catatan rilisnya juga membawa beberapa tambahan yang belum tercantum di versi uji:

  • Spasi baris tujuh pilihan, dari 0% sampai +75%, menggantikan Tight/Normal/Wide. Buat mata yang gampang lelah, ini perubahan kecil yang terasa.
  • Opsi Images baru. Gambar di EPUB digambar dengan dithering hitam-putih, jadi halaman bergambar tidak perlu refresh penuh yang bikin layar berkedip.
  • Perangkat layar sentuh dapat tombol Bluetooth di Control Center.

Blog rilis CrossPoint menambah daftar kecil lain: penampil JPEG untuk gambar di kartu SD, gambar layar tidur yang diacak sampai semua tampil sekali, dan KOReader Sync dengan beberapa profil server.

Xteink X4 Pro warna Mist Gray tampak depan di latar krem
Xteink X4 Pro warna Mist Gray dengan tampilan firmware bawaan. Foto: Xteink

Kelebihan

  • Highlight, remote Bluetooth, dan plugin kini di versi stabil
  • Spasi baris tujuh pilihan
  • Gambar EPUB tanpa kedip refresh penuh
  • Gratis dan open source

Kekurangan

  • Bukan firmware resmi Xteink, jadi risiko flash ditanggung sendiri

Siapkan ini sebelum update CrossPoint

Kalau Xteink kamu sudah memakai CrossPoint, README proyeknya menyebut CrossPoint bisa mengecek dan memasang update OTA dari rilis GitHub. Tidak perlu colok kabel lagi.

Font Noto Serif kini dipindah dari bawaan ke kartu SD supaya semua fitur baru muat. Kalau kamu suka Noto Serif, pasang ulang lewat Manage Fonts. Tanpa itu, pilihanmu jatuh ke Noto Sans. Ada juga font Libron yang bisa diunduh langsung dari menu yang sama.

Pakai berkas yang cocok dengan modelmu:

ModelBerkas 2.0.0
Xteink X3 dan X4crosspoint-2.0.0-x3-x4.bin
Xteink X4 Classiccrosspoint-2.0.0-x4c.bin
Xteink X4 Procrosspoint-2.0.0-x4pro.bin
Boox Picco, Metalio E-Ink 4, EEGO A4berkas masing-masing

Kalau masih di firmware bawaan, jalur yang disarankan README adalah web installer di crosspointreader.com: colok USB-C, pilih perangkat, pilih rilis resmi. Firmware resmi Xteink bisa dipasang balik lewat alat yang sama.

Unit dari toko pihak ketiga seperti AliExpress kadang terkunci dari pabrik. README menyarankan coba web flasher dulu. Alat Xteink Unlocker baru dipakai kalau perangkatnya tetap tidak muncul.

LWN, saat mengulas CrossPoint Agustus 2026, mencatat bahwa antarmuka web CrossPoint berjalan lewat HTTP biasa, tidak terenkripsi HTTPS. Kirim buku lewat Wi-Fi rumah saja, jangan Wi-Fi publik.

Sekarang CrossPoint juga jalan di Boox Picco

Rilis 2.0 menambah empat perangkat berprosesor ESP32-S3: Metalio E-Ink 4, EEGO A4 standar dan Lite, serta Boox Picco. Semuanya e-reader saku yang sempat kami bahas di tren e-reader mungil dan Boox Picco vs Xteink.

CrossPoint lahir untuk Xteink X4. Menurut LWN, Dave Allie merilis versi pertamanya tak lama setelah X4 dijual global, dan per Agustus 2026 kontributornya sudah lebih dari 200 orang. ReadMe.club masih mencatat X3 dan X4 sebagai perangkat yang sudah teruji pengelolanya, sedangkan model lain belum dikonfirmasi.

Batasnya tetap sama. Tidak ada PDF, karena prosesor kecil dan RAM beberapa ratus kilobyte lebih cocok untuk EPUB. Plugin juga tidak akan jadi jalan masuk game atau aplikasi catatan.

Opini Kami

Menurut kami, pemilik Xteink yang sudah memakai CrossPoint sebaiknya update ke 2.0 sekarang. Highlight dan remote Bluetooth tidak lagi berlabel uji. Spasi baris dan gambar tanpa kedip langsung terasa saat baca. Ingat pasang Noto Serif dulu kalau itu font andalanmu.

Yang masih di firmware bawaan, pilih CrossPoint 2.0 kalau kamu baca EPUB tiap hari dan pengin menandai kutipan. Ini bukan firmware resmi Xteink, jadi risikonya kamu tanggung sendiri. Kalau kamu cuma baca santai dan malas utak-atik, firmware bawaan sudah cukup.

Masih menimbang CrossPoint atau turunannya, baca CrossInk vs CrossPoint. Yang belum punya Xteink bisa mulai dari panduan memilih Xteink di Indonesia, lalu lihat Xteink X4 Pro, Xteink X4 Classic, atau Xteink X3, semuanya bergaransi resmi 12 bulan dari Movodia.

Sumber

  • CrossPoint Reader, "2.0.0" (rilis stabil, 1 November 2026): github.com
  • CrossPoint Reader, "v2.0.0rc" (pre-release, 19 Oktober 2026): github.com
  • CrossPoint Reader, README repositori: github.com
  • Justin Mitchell, "CrossPoint 2.0" (blog rilis CrossPoint, 1 November 2026): github.com
  • ReadMe.club, "CrossPoint": readme.club
  • LWN.net, "A look at CrossPoint e-reader firmware" (Joe Brockmeier, 12 Agustus 2026): lwn.net

Artikel lain