PocketBook InkPad One dengan catatan tulisan tangan dan Stylus 2. Foto: PocketBookPocketBook InkPad One tebalnya 5 mm, layarnya 10,3 inci, dan stylus-nya sudah ikut di dalam kotak. Di atas kertas ini saingan Kindle Scribe yang lebih murah, tapi apa yang dikorbankan buat selisih itu?
Bodi PocketBook InkPad One: tipis, kaku, enak dipegang lama
InkPad One berukuran 244 × 173 × 5 mm dengan bobot 400 g. Expert Reviews menyebut rangka aluminiumnya "pleasingly rigid", alias kokoh dan nggak gampang melengkung.
Pembanding Expert Reviews adalah Kindle Scribe 2024 yang tebalnya 5,8 mm dan beratnya 433 g. Kindle Scribe generasi baru (diumumkan September 2025) sudah turun ke 400 g, jadi bobot keduanya sekarang sama, dan InkPad One masih sedikit lebih tipis. Bagian belakangnya matte dan lembut, tapi gampang kena sidik jari.

Tombol fisiknya cuma satu, tombol power. Semua navigasi lewat layar sentuh. Buat yang terbiasa dengan tombol balik halaman di Verse Pro atau seri Era, ini perlu penyesuaian.
Kelebihan
- Stylus sudah ada di dalam kotak
- Mendukung 25 format tanpa konversi
- Tipis 5 mm dan bobot 400 g
- Lampu depan menyesuaikan terang dan temperatur warna sendiri
Kekurangan
- Respons sentuhnya lebih lambat dari Kindle Scribe
Layar 10,3 inci buat PDF dan komik
Layarnya E Ink Mobius 10,3 inci, 1872 × 1404 piksel, 226 ppi, dengan 16 tingkat abu-abu. Menurut kami, ukuran ini yang bikin InkPad One menarik: PDF dan komik yang menyiksa di layar 6 inci jadi lega dibaca.
Lampu depannya pakai SMARTlight. Terang layar dan temperatur warnanya menyesuaikan sendiri dengan cahaya sekitar. Fitur ini termasuk yang dipuji Expert Reviews.
Soal format, InkPad One membuka 25 format tanpa konversi, termasuk EPUB, PDF, AZW, sampai komik CBR dan CBZ. Buku ber-DRM Adobe dan LCP juga bisa. Kalau masih bingung memilih ukuran layar, baca dulu e-reader 6, 7, atau 10 inci.

Nulis pakai stylus: cepat, tapi ada yang belum ada
Stylus 2 yang ikut di kotak adalah stylus aktif. Artinya dia perlu dicas lewat USB-C dan nggak nempel magnet ke bodi seperti stylus Kindle Scribe.
Hasilnya justru bagus. Expert Reviews mengukur goresan pena muncul dalam 20–25 milidetik, hampir secepat reMarkable. Permukaan layarnya matte, jadi ada sedikit gesekan yang bikin nulis terasa seperti di kertas.
Yang belum ada: palm rejection dan ubah tulisan tangan jadi teks. Telapak tangan yang menempel di layar bisa meninggalkan coretan nyasar. Tombol penghapus di samping stylus juga gampang kepencet karena warnanya sama dengan badan pena.
Kekurangan utama: respons sentuhnya lemot
Ini yang paling terasa. Expert Reviews mengukur respons sentuh InkPad One 79–94 milidetik. Kindle Scribe 2024 cuma 12–14 milidetik.
Buat baca novel, balik halamannya masih terasa lancar. Bedanya kerasa saat buka menu, pindah buku, atau mengatur settingan.
Memindahkan catatan juga agak ribet. Catatan dari aplikasi Notes cuma bisa diekspor ke PDF, PNG, atau PBN, dan Expert Reviews mencatat filenya bisa butuh beberapa menit sampai muncul.
Baterai dan cara masukin buku
PocketBook mengklaim baterai 3.700 mAh-nya tahan sampai sebulan. Dalam uji Expert Reviews, seminggu pemakaian berat dari sekitar 80% menyisakan sedikit di atas setengah.
Sistemnya Linux, jadi semua aplikasinya bawaan dan tidak ada Play Store. Buku masuk lewat PocketBook Cloud, Dropbox, atau Send-to-PocketBook via email. Langkahnya ada di cara masukin buku ke PocketBook.
| Spek | PocketBook InkPad One |
|---|---|
| Layar | 10,3" E Ink Mobius, 226 ppi |
| Prosesor / RAM | Rockchip RK3566 1,8 GHz / 2 GB |
| Memori | 32 GB |
| Baterai | 3.700 mAh |
| Tebal / bobot | 5 mm / 400 g |
| Stylus | Stylus 2, ada di kotak |
Opini Kami
Menurut kami, InkPad One layak dibeli sebagai tablet E Ink buat baca PDF dan nyatat, asal kamu bisa menerima menu yang lebih lambat. Nulisnya cepat, bodinya tipis, format bukunya lengkap, dan stylus nggak perlu dibeli terpisah.
Pilih InkPad One kalau bahan bacaanmu jurnal, modul kuliah, atau komik, dan kamu nggak butuh fitur ubah tulisan jadi teks. Pilih Kindle Scribe kalau respons cepat paling penting dan kamu sudah nyaman di ekosistem Amazon.
Kalau butuh aplikasi Android seperti iPusnas, lihat dulu pilihan lain di alternatif Kindle Scribe di Indonesia. Mau membandingkan dengan lini PocketBook lainnya? Ada di PocketBook di Indonesia.
PocketBook InkPad One dijual Movodia dengan garansi resmi 12 bulan.
Sumber
- Expert Reviews, "PocketBook InkPad One review" (Ben Johnston, 19 Juni 2026): expertreviews.co.uk
- Notebookcheck, "InkPad One: PocketBook unveils new e-reader with note-taking function" (Marcus Schwarten, 10 Februari 2026): notebookcheck.net
- The eBook Reader, "New Kindle Scribe Colorsoft and Two New BW Scribes Unveiled" (30 September 2025): the-ebook-reader.com
- PocketBook, "PocketBook InkPad One" (katalog resmi): pocketbook.ch
Artikel lain
PDF to EPUB Buat E-Reader: Gampang Lewat Calibre, Tapi Jangan Semua PDF DiubahTutorial · 22 Oktober 2026
Alternatif Kindle Scribe di Indonesia: 4 E-Reader dengan StylusPanduan · 20 Oktober 2026
PocketBook di Indonesia Ada 7 Model, Pilih dari Warna dan Ukuran LayarnyaPanduan · 20 Oktober 2026
Kindle Bisa Baca PDF? Bisa, Tapi Ada Triknya Biar Nggak Pegal Zoom TerusTutorial · 19 Oktober 2026
E-reader 6 Inci, 7 Inci, atau 10 Inci? Pilih Ukuran dari Jenis BacaanmuPanduan · 3 Oktober 2026
Kobo Libra 2 vs Libra Colour: Libra 2 Bekas Masih Enak buat NovelReview · 29 Oktober 2026