Movodia Digitec
Distributor Resmi | Garansi Resmi
Ebook Gratis yang Legal: 5 Tempatnya, dari iPusnas sampai GutenbergPocketBook Era Color dan Bigme B6 Color. Foto: PocketBook, Bigme

Ebook Gratis yang Legal: 5 Tempatnya, dari iPusnas sampai Gutenberg

Cari ebook gratis tapi nggak mau PDF bajakan? Ini lima sumber ebook gratis yang legal, dari iPusnas dan SIBI Kemendikdasmen sampai Project Gutenberg, plus cara membacanya di e-reader.

Movodia · 21 Oktober 2026Panduan

Ketik "ebook gratis" di Google, dan yang muncul sering bikin ragu. Situs penuh iklan, file PDF hasil scan, dan tombol download yang entah ke mana. Sebagian besar isinya bajakan.

Padahal kalau kamu punya e-reader, sumber buku gratis yang legal itu banyak. Ada yang dari pemerintah, ada yang dari yayasan, ada juga perpustakaan klasik dunia. Kami rangkum lima yang paling berguna buat pembaca Indonesia.

1. iPusnas: pinjam buku dari Perpustakaan Nasional

iPusnas disediakan Perpustakaan Nasional RI. Menurut Good News From Indonesia, koleksinya 114.609 judul dengan lebih dari 1,4 juta salinan per Juni 2024. Daftarnya cukup pakai email aktif.

Sistemnya pinjam, bukan beli. Buku laris bisa antre, persis perpustakaan sungguhan. Karena bentuknya aplikasi, iPusnas butuh e-reader Android dengan Play Store. Panduan lengkapnya ada di iPusnas di e-reader.

Bigme B7 Lite tampak depan dan belakang
Bigme B7 Lite pakai Android 14 dengan Google Play, jadi aplikasi seperti iPusnas dan Let's Read bisa dipasang. Foto: Bigme

Kelebihan

  • Lima sumber ebook gratis yang legal dan resmi
  • Ada buku Indonesia dan buku klasik berbahasa Inggris
  • Dijelaskan mana yang butuh e-reader Android dan mana yang cukup file EPUB

Kekurangan

  • Buku baru yang lagi laris jarang ada gratis, di iPusnas pun sering antre

2. SIBI: ebook gratis dari Kemendikdasmen

Ini yang sering terlewat. Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) punya alamat resmi buku.kemendikdasmen.go.id. Katalognya berisi buku teks utama, buku nonteks, dan buku interaktif.

Buat pembaca santai, bagian nonteks yang menarik. Suara Pemerintah menyebut isinya termasuk dongeng dan cerita. Bukunya bisa dibaca online atau diunduh lewat tombol "Unduh PDF".

Formatnya PDF dengan ukuran halaman buku cetak. Di layar 6 inci hurufnya jadi kecil. Menurut kami, layar sekitar 10 inci jauh lebih enak buat PDF.

3. Let's Read: buku anak bergambar, gratis

Let's Read adalah program Books for Asia dari The Asia Foundation. Di Google Play, aplikasinya dijelaskan berisi buku anak bergambar dan berwarna. Bukunya bisa diunduh, multibahasa termasuk bahasa daerah, dan gratis.

Buku bergambar paling cantik di layar warna. Jadi ini alasan bagus melirik e-reader Android berlayar warna kalau di rumah ada pembaca cilik.

4. Project Gutenberg: perpustakaan klasik dunia

Project Gutenberg menyebut dirinya perpustakaan online berisi lebih dari 75 ribu ebook gratis. Isinya karya klasik seperti Pride and Prejudice karya Jane Austen.

Yang bikin enak, bukunya tersedia dalam EPUB3 yang disarankan untuk kebanyakan perangkat. Halamannya bahkan menulis petunjuk singkat: Kindle pakai Send-to-Kindle, Kobo dan sejenisnya lewat USB. Belum pernah kirim file ke Kindle? Baca cara kirim EPUB lewat Send to Kindle.

Gutenberg mengikuti hukum hak cipta Amerika Serikat. Mereka sendiri mengingatkan status bebas hak cipta bisa beda di negara lain.

5. Standard Ebooks: versi klasik yang lebih rapi

Standard Ebooks adalah proyek relawan yang menyunting ulang buku domain publik dengan format rapi. Semua ebook-nya dibagikan gratis.

Kelebihannya ada di pilihan file. Ada azw3 untuk Kindle, kepub untuk Kobo, dan EPUB "compatible" untuk e-reader lain. Tinggal pilih sesuai perangkat.

PocketBook Era tampak depan
PocketBook Era, saudara hitam-putih dari Era Color. Foto: PocketBook

Aplikasi atau file? Ini yang menentukan e-reader-mu

SumberBentukButuh
iPusnasAplikasiE-reader Android
Let's ReadAplikasi / situsE-reader Android atau browser
SIBIPDFE-reader apa pun, layar besar lebih enak
Project GutenbergEPUB, file KindleE-reader apa pun
Standard EbooksEPUB, kepub, azw3E-reader apa pun

PocketBook Era Color, misalnya, membaca EPUB dan PDF tanpa konversi. Tapi ia tidak menjalankan aplikasi Android. Bigme B6 Color sebaliknya: TechRadar menyebutnya pakai Android 14 dan bisa memasang aplikasi dari Google Play.

Opini Kami

Menurut kami, "nggak ada duit buat beli buku" bukan alasan baca bajakan lagi. GNFI juga mencatat pembajakan berdampak buruk ke penerbitan buku orisinal. Kombinasi iPusnas plus Gutenberg saja sudah cukup buat setahun membaca.

Kekurangannya cuma satu: buku baru yang lagi laris jarang ada gratis. Untuk yang itu, ya antre di iPusnas atau beli. Mau tahu aplikasi berbayar yang legal juga? Lihat aplikasi ebook legal di e-reader Android.

Cocok Buat Siapa?

Semuanya bergaransi resmi 12 bulan dari Movodia. Cek harga terbarunya di halaman produk.

Sumber

Artikel lain