Movodia Digitec
Distributor Resmi | Garansi Resmi
Boox Go 7 vs Bigme B7: Go 7 Lebih Tajam, B7 Punya Warna dan StylusBoox Go 7 tampak depan. Foto: BOOX

Boox Go 7 vs Bigme B7: Go 7 Lebih Tajam, B7 Punya Warna dan Stylus

Boox Go 7 vs Bigme B7, dua e-reader Android 7 inci dengan tombol halaman. Go 7 unggul di layar hitam-putih yang tajam, B7 unggul di layar warna, stylus bawaan, dan RAM lebih besar.

Movodia · 1 November 2026Review

Boox Go 7 dan Bigme B7 sama-sama berlayar 7 inci, menjalankan Android dengan Google Play, dan punya dua tombol halaman fisik. Jadi yang membedakan apa, dan mana yang pas buat kamu?

Boox Go 7 dan Bigme B7 itu apa?

Boox Go 7 adalah e-reader hitam-putih dari Onyx Boox. Menurut Good e-Reader, ia mulai dijual awal Mei 2025 seharga US$249. Di toko resmi Boox, ada juga kembarannya yang berwarna, Go Color 7 Gen II, seharga US$269,99.

Bigme B7 lahir di tahun yang sama. Ini penerus Bigme B751C dengan layar warna Kaleido 3, Android 14, dan stylus yang sudah ikut di dalam kotak. B7 dijual resmi di Indonesia lewat Movodia.

Boox Go 7 berdiri di depan case magnetiknya
Boox Go 7 dengan case magnetik. Foto: BOOX

Kelebihan

  • Go 7: layar Carta 1300 hitam-putih yang tajam dan lebih ringan
  • B7: layar warna Kaleido 3
  • B7: stylus dan case sudah di dalam kotak
  • B7: RAM 8 GB dan memori 128 GB

Kekurangan

  • Layar warna B7 latarnya agak gelap, lampu depan hampir selalu perlu dinyalakan

Spek Boox Go 7 vs Bigme B7

SpekBoox Go 7Bigme B7
Layar7 inci Carta 1300 hitam-putih, 300 ppi7 inci Kaleido 3 warna, 300 ppi hitam-putih, 150 ppi warna
RAM / memori4 GB / 64 GB + microSD8 GB / 128 GB + microSD
Android1314
Baterai2.300 mAh3.000 mAh
Bobot±195 gram215 gram
Stylusdijual terpisah (InkSense)termasuk di dalam kotak
Airtahan cipratan, bukan tahan airtidak tahan air

Layar: tajam hitam-putih atau warna

Ini beda paling besar. Carta 1300 di Go 7 adalah panel hitam-putih, jadi teks tampil di 300 ppi penuh dengan latar yang lebih terang. Buat novel dan buku teks, ini layar yang enak.

B7 memakai Kaleido 3, panel warna dengan lapisan filter di atas layar E Ink. Teks hitam-putih tetap 300 ppi, tapi warna turun ke 150 ppi. Parkablogs mencatat latar abu-abu layar B7 cukup gelap, dan teksnya sedikit berbintik kalau dilihat dekat. Akibatnya, lampu depan hampir selalu perlu dinyalakan.

Imbalannya, komik, sampul buku, dan highlight warna-warni di B7 tampil berwarna. Kalau kamu sering baca manga berwarna atau suka menandai PDF dengan stabilo beda warna, Go 7 tidak bisa menggantikan itu.

Stylus dan aplikasi: B7 lebih lengkap dari kotak

Dua-duanya bisa dipakai menulis. Bedanya ada di isi kotak. Parkablogs menyebut B7 datang dengan pena magnetik dan case kulit sintetis yang ada slot penanya. Di Go 7, stylus InkSense dijual terpisah.

The eBook Reader juga mencatat Go 7 memakai stylus standar USI 2.0, yang menurut reviewer kurang presisi dibanding stylus Wacom di lini Boox lain. Menurutnya, pengaturan Go 7 sangat banyak dan butuh waktu untuk dipelajari. Kesimpulan Nathan Groezinger: Go 7 "bukan pilihan terbaik untuk semua orang".

Tangan menggambar dengan stylus di layar warna Bigme B7
Bigme B7 dengan stylus bawaan di layar warna. Foto: Bigme

Soal aplikasi catatan, B7 juga belum sempurna. Parkablogs menilai menulis di B7 "lumayan, bisa lebih baik", walau firmware 2.4.2 sudah mengurangi jedanya. Kami sudah membahasnya lebih detail di review Bigme B7.

RAM, baterai, dan bobot

B7 punya RAM dua kali lipat (8 GB lawan 4 GB) dan memori 128 GB. Buat e-reader yang menjalankan aplikasi Android seperti Kindle, Libby, atau Moon+ Reader, RAM lebih besar membantu saat berpindah aplikasi.

Baterai B7 juga lebih besar, 3.000 mAh lawan 2.300 mAh. Parkablogs mencatat B7 tahan sekitar 8–10 jam pemakaian. Go 7 menang di bobot, sekitar 20 gram lebih ringan, dan lapisannya tahan cipratan air, walau tetap bukan tahan air.

Opini Kami

Menurut kami, Bigme B7 lebih layak dibeli buat kebanyakan pembaca di Indonesia. Pilih B7 kalau kamu mau layar warna, stylus langsung siap pakai tanpa beli aksesori, RAM lebih lega, dan garansi resmi 12 bulan yang klaimnya diurus Movodia di sini.

Pilih Boox Go 7 kalau yang kamu baca hampir semuanya teks hitam-putih dan kamu mau layar paling tajam dengan latar paling terang. Untuk novel, layar hitam-putih Carta 1300 lebih nyaman dari layar Kaleido 3. Kalau tertarik versi warna Boox, Go Color 7 Gen II lebih tepat dibandingkan langsung dengan B7, tapi stylusnya tetap harus dibeli terpisah.

Masih bingung memilih antara B7 dan saudaranya? Baca juga Bigme B7 vs B6 Color dan Bigme B6 vs Boox Go 6. Spek lengkap B7 ada di halaman produk Bigme B7.

Sumber

  • BOOX, "BOOX Go 7" (halaman toko resmi, spek Go 7 & Go Color 7 Gen II): shop.boox.com
  • Good e-Reader, "Onyx Boox Releases Go 7 E-Reader" (Michael Kozlowski, 2025): goodereader.com
  • The eBook Reader, "Boox Go 7 BW Review" (Nathan Groezinger, 18 Juni 2025): blog.the-ebook-reader.com
  • Parkablogs, "Bigme B7 colour ePaper tablet review" (Teoh Yi Chie, 21 Juni 2025): parkablogs.com
  • comparisontabl.es, "Bigme B7" (spek): comparisontabl.es

Artikel lain