Movodia Digitec
Distributor Resmi | Garansi Resmi
Review Bigme B7: Enak buat Baca, tapi Aplikasi Catatan Belum RapiBigme B7 dengan case lipat bawaan. Foto: Bigme

Review Bigme B7: Enak buat Baca, tapi Aplikasi Catatan Belum Rapi

Review Bigme B7, e-reader Android 7 inci berlayar warna dengan stylus dan tombol halaman. Enak digenggam buat baca, tapi aplikasi catatan bawaannya masih belum rapi.

Movodia · 29 Oktober 2026Review

Bigme B7 punya layar warna 7 inci, dua tombol halaman, dan stylus yang sudah ada di dalam kotak. Paket selengkap itu enak dipakai baca tiap hari, atau malah kebanyakan fitur?

Bigme B7 itu apa?

B7 adalah penerus Bigme B751C, dan menurut Parkablogs desainnya hampir sama. Yang naik ada di dalam: Android 11 jadi Android 14, RAM jadi 8 GB, dan memori 128 GB plus slot microSD. Google Play sudah ada, jadi aplikasi Kindle dan Libby tinggal dipasang.

Spek Bigme B7Isi
Layar7 inci E Ink Kaleido 3, 300 ppi hitam-putih, 150 ppi warna
ProsesorMediaTek Helio P35
RAM / memori8 GB / 128 GB + microSD
Baterai3.000 mAh
Bobot215 gram
SistemAndroid 14, Google Play
Di dalam kotakstylus dan case lipat
Infografis resmi Bigme B7: layar ePaper warna 7 inci, Android 14, stylus
Infografis resmi Bigme B7: layar ePaper warna 7 inci, Android 14, dan stylus yang dicas nirkabel. Foto: Bigme

Kelebihan

  • Dua tombol halaman fisik yang enak ditekan
  • Ringan, 215 gram, nyaman satu tangan
  • Stylus dan case sudah termasuk
  • Android 14 dengan Google Play

Kekurangan

  • Aplikasi catatan bawaan belum rapi, menulis masih terasa ada jeda

Tombol halaman dan genggaman: bagian terbaik B7

Kalau kamu baca sambil berdiri di KRL, bagian inilah yang paling terasa. B7 punya dua tombol di samping yang bisa diatur buat ganti halaman, scroll, atau volume. eWritable menyebut tombolnya "excellent", dengan bunyi klik yang memuaskan. Parkablogs mencatat tombol itu sekarang juga bisa membalik halaman komik CBZ, hal yang belum bisa di B751C.

Bobotnya 215 gram. Parkablogs menilai B7 ringan dan ringkas buat dipegang satu tangan. eWritable juga menyebutnya nyaman digenggam lama untuk membaca.

Case lipat sudah termasuk. Buka case, layar langsung menyala. Tutup case, B7 tidur sendiri. Stylus menempel di sisi perangkat dengan magnet.

Layar warna Bigme B7 butuh lampu depan

Layar E Ink warna memang lebih gelap daripada layar hitam-putih, dan B7 juga begitu. Parkablogs bilang kontrasnya baru enak kalau lampu depan dinyalakan. Kabar baiknya, eWritable menilai lampu depan B7 menerangi layar dengan sangat baik. Temperatur warnanya bisa diatur dan disimpan sebagai preset.

Ada beberapa mode tampilan. Menurut Parkablogs, mode Default paling seimbang antara kualitas gambar dan kecepatan. Mode Magazine warnanya lebih pekat, tapi layar berkedip dua kali tiap ganti halaman. Mode Comic memunculkan ghosting, yaitu bayangan halaman sebelumnya.

Untuk komik dan PDF, layar 7 inci terasa sempit. Parkablogs menilai layar B7 lebih cocok untuk teks, jadi B7 paling pas buat novel dan artikel.

Stylus enak, aplikasi catatannya belum

Stylus B7 punya 4.096 tingkat tekanan dan palm rejection. Tidak ada tombol samping, tapi ujung belakangnya berfungsi sebagai penghapus. Ngecasnya nirkabel.

Rasa menulisnya dipuji. eWritable menyebutnya "perhaps the best I've used on a non-Wacom e-ink tablet". Rasanya lebih mirip spidol di papan tulis daripada pena di kertas.

Kekurangannya ada di aplikasi catatan bawaan. eWritable menyebutnya "janky": kalau kamu pindah ke aplikasi lain, aplikasi catatan ikut tertutup. Parkablogs merasakan jeda waktu menulis, lalu jeda itu berkurang setelah update firmware 2.4.2. Tulisannya juga cenderung turun menempel ke garis bawah. Penilaian Parkablogs: lumayan, tapi masih bisa lebih baik.

Dua reviewer sepakat B7 lebih cocok sebagai e-reader. eWritable menilai layar 7 inci terlalu kecil buat alat tulis utama. Parkablogs bilang akan memakai B7 hanya untuk membaca. Jadi anggap stylus-nya untuk coretan dan catatan cepat.

Baterai dan Android 14

Baterainya 3.000 mAh. Parkablogs mendapat sekitar 8–10 jam pemakaian, lebih pendek kalau sering browsing atau lampu depan menyala terang. Parkablogs mencatat firmware lama boros daya, jadi angka itu didapat setelah update ke firmware 2.4.2 (7 Juni 2025).

Android 14 artinya aplikasi baca akan dapat update lebih lama. Buku Indonesia juga gampang didapat. The Compass karya Henry Manampiring, misalnya, tersedia sebagai e-book di Google Play Books, dan aplikasi Play Books tinggal dipasang dari Google Play.

Opini Kami

Menurut kami, Bigme B7 layak dibeli sebagai e-reader warna 7 inci buat pembaca yang sering membaca dengan satu tangan. Tombol halaman dan bobot 215 gram membuat B7 enak dibawa ke mana-mana. Stylus dan case bawaan adalah bonus yang berguna.

Pilih Bigme B7 kalau bacaan utamamu novel atau artikel, dan kamu cuma sesekali mencatat. Pilih tablet E Ink yang lebih besar kalau kamu butuh alat tulis utama. Kalau kamu nggak butuh stylus sama sekali, baca dulu perbandingan Bigme B7 vs B6 Color.

Mau layar 7 inci dengan RAM dan memori lebih kecil? Ada Bigme B7 Lite dengan RAM 4 GB dan memori 64 GB. Pembanding lain di ukuran yang sama ada di review Bigme B751C S.

Semua Bigme di Movodia bergaransi resmi 12 bulan. Cek harga terbarunya di halaman produk.

Sumber

  • Parkablogs, "Review: Bigme B7 colour ePaper tablet with 4G cellular" (Teoh Yi Chie, 21 Juni 2025): parkablogs.com
  • eWritable, "Bigme B7" (Dan, 13 Juni 2025, diperbarui 4 Juli 2025): ewritable.net
  • The eBook Reader, "New Bigme B7 Has 7″ Color Screen and Supports 4G Wireless" (Nathan Groezinger, 6 Juli 2025): blog.the-ebook-reader.com
  • Google Play Books, "The Compass" (Henry Manampiring, GagasMedia): play.google.com
  • Bigme, foto produk B7 (galeri toko resmi): store.bigme.vip
  • Spesifikasi B7 Lite: data produk toko Movodia

Artikel lain